HTML/JavaScript

2019 11 Cara Efektif Untuk Mempercepat Loading halaman Blog

11 Cara Efektif Untuk Mempercepat serta meringankan Loading halaman Blog atau situs - Perlu diketahui bahwa kecepatan loading blog merupakan salah satu faktor dari 200+ google faktor yg bisa mempengaruhi posisi page situs dalam SERP atau hasil pencarian google.
Banyak para blogger pemula yang lebih mementingkan tampilan blog dibanding dengan memprioritaskan keringanan halaman blog, sebagai akibatnya page blog yg mereka miliki menjadi lebih berat dan sulit buat diakses.
Jika seperti itu kesempatan mendapatkan posisi terbaik SERP bisa hilang begitu saja, namun apabila laman blog atau situs mempunyai proses loading halaman yg cepat dan ringan, bukan hanya para pengunjung yang menyukainya, mesin pencaripun akan menyukainya pula, sehingga buat mendapatkan posisi terbaik SERP menjadi lebih baik.
Meringankan loading blog
 
Banyak faktor yang menyebabkan halaman blog berat buat diakses bahkan wajib menunggu beberapa dtk, beberapa penyebabnya merupakan, banyak melibatkan gambar, poly melibatkan asal script menurut luar terutama javascript atau jquery, banyak melibatkan widget dan juga penyebab lainnya. Itu karena ketidak tauan para blogger, sehingga mereka kebanyakan lebih memprioritaskan tampilan yang aduhai tanpa memperhatikan sedikitpun pengaruhnya terhadap loading halaman, sebagai akibatnya berefek tidak baik bagi blog yg mereka miliki.

11 Cara Efektif Untuk Meringankan Loading Blog

Untuk para blogger pemula, serta para blogger pada umumnya, ketika kita mempunyai blog atau situs, hal primer yang wajib kita perhatikan dan kita upayakan merupakan bagaimana blog atau situs yg kita miliki, proses loading halamannya cepat dan ringan, baru lalu kita memprioritaskan tampilan dan yang linnya.
Pada artikel ini akan dijelasakan mengenai tips yang bisa kita lakukan buat meningkatkan kecepatan serta mengurangi proses loading laman blog atau situs, sebagai berikut:

1. Gunakan asal gambar yang diambil berdasarkan situs pengelola gambar google.

Sebenarnya asal gambar bisa kita ambil menurut mana saja, kadang gambar diambil dengan me-link-kan secara pribadi berdasarkan situs penyedia layanan gambar seperti photobacket, tinypic dan situs lainnya diluar layanan google, waktu blog sedang melakukan proses loading, blog akan mencoba melakukan komunikasi menggunakan situs-situs dimana asal gambar tadi diambil.
Proses tersebut sebenarnya akan memakan ketika meskipun nir terlalu terasa sehingga berpengaruh ke proses loading halaman blog sebagai sedikit lebih lambat.
Apa yg harus kita lakukan adalah, merogoh atau download gambar tersebut terlebih dahulu, kemudian mengupload kembali gambar memakai blog, lalu baru kita gunakan alamat url gambar tadi pada blog yg kita miliki, itu akan lebih baik daripada kita wajib mengakses gambar secara pribadi ke server yg berbeda menggunakan server blog yg kita miliki.

2. Kompres Gambar sebelum diupload serta gunakan format gambar yg direkomendasikan

Ketika kita menggunakan gambar pada blog yang kita miliki usahakan format gambar yang kita pakai sinkron dengan format yg direkomendasikan oleh google, Google menaruh surat keterangan tentang gambar yg sanggup kita sisipkan,berikut pernyataan google
  • PNG hampir selalu lebih baik menurut GIF, meskipun beberapa versi browser lawas mungkin hanya mendukung format buat PNG saja.
  • Gunakan GIF buat grafik sederhana atau sangat mini (misalnya kurang dari 10x10 piksel, atau palet rona yg kurang menurut tiga warna) dan untuk gambar yng berkiprah.
  • Gunakan JPG buat seluruh gambar bergaya fotografi.
  • Jangan menggunakan BMP atau TIFF.
Sebaiknya sebelum gambar diupload buat digunakan gambar tadi kita kompress terlebih dahulu agar ukurannya sebagai lebih kecil, semakin kecil maka akan semakin ringan saat dibaca, untuk melakukan kompress gambar, buat kompress gambar silahkan baca artikel mengenai cara kompress gambar buat meringkankan loading blog.
Format gambar buat web yg paling baik merupakan PNG atau GIF, gambar tadi mempunyai kualitas sangat baik waktu pada kompress, berukurang mini serta support buat seluruh web browser.

3. Tentukan berukuran gambar ketika digunakan

Ketika gambar dipakai dalam kode html, usahakan kita memilih berukuran gambar waktu gambar tadi digunakan, sehingga browser akan memproses gambar tadi sebagai lebih cepat waktu dibaca, berikut kode HTML yang wajib kita sertakan buat menampilkan gambar:
alamat_url_gambarwidth='...px' height='...px'>
ingat untuk memasukan atribut width serta height seperti terleihat dalam kode warna merah diatas ketika kita menggunakan gambar pada blog, width adalah lebar gambar dan height adalah untuk tinggi gambar, umumnya berukuran gambar  adalah pixel, serta ingat buat menyesuaikan berukuran gambar sinkron dengan yg diharapkan.

4. Hindari pemakaian gambar buat backgrund halaman blog

Dengan tujuan buat memperindah dan mempercantik page situs, banyak para blogger memakai gambar buat background laman blog yang mereka miliki, memang menggunakan melibatkan gambar, tampilan blog semakin anggun dan menarik, namun pemakaian gambar buat background page blog akan sedikit berpengaruh dalam loading blog yg semakin usang.
Jika anda kebetulan memakai gambar buat background page situs, sebaiknya hapus gambar tadi dan akan lebih baik ganti dengan rona background saja, supaya laman situs atau blog yang anda miliki semakin ringan serta disukai mesin pencari.

5. Letakan Semua Kode java script dalam format template blog

Java script adalah kode buat menaruh sentuhan interaktif dalam laman blog, ada beberapa cara ketika kita menggunakan java script, yaitu eksternal javascript dan internal javascript, external java script yaitu mengambil java script menggunakan me-link-kannya secara pribadi berdasarkan situs yg tidak selaras, sedangkan internal javascript yaitu menuliskan secara eksklusif pada template blog.
Ketika kita banyak menggunakan internal java script sebaiknya internal java script kita letakan di bagian header dan dalam format template blog misalnya terlihat dalam kode dibawah ini:

//
                    letakan kode javascript disini..
  
          //
silahkan perikasa template anda buat menemukan inline javascript atau kode internal javascript, serta silahkan anda perbaiki dengan meletakan kode java script yg anda temukan seperti terlihat dalam kode diatas.

6. Gunakan javascript atau css yang sudah dikompress

Ketika memakai java script atau CSS usahakan pilihlah javascript serta CSS yg sudah dikompres, pada biasanya waktu java script atau css kita ambil secara external, umumnya tersedia pula javascript atau CSS yg sudah pada kompress.
Library javascript yg telah dikompres biasanya berakhiran min misalnya nama_file_min.js serta CSS yang telah dikompress juga biasanya berakhiran min misalnya nama_file_min.css, pilihlah file yang telah dikompress tadi buat dipakai supaya meringankan beban loading blog.

7. Tampilkan 4 atau lima postingan dalam halaman primer blog.

Pada laman utama blog, sebaiknya jangan menampilkan jumlah postingan lebih dari 5, semakin banyak daftar postingan kita tampilkan maka akan semakin memperlambat loading page blog, usahakan tampilkan 4 hingga lima postingan dalam halaman home atau laman utama situs.

8. Rikas Daftar rincian isi postingan pada page utama blog. 

Halaman primer blog dalam umumnya akan menyajikan daftar postingan, umumnya mampu kita letakan lebih dari satu postingan sebaiknya setiap daftar postingan jangan terlalu menampilkan isi postingan secara lengkap.
Jika isi postingan sangat panjang, tampilkan hanya sebagian isi postingan dan lengkapi dengan link "baca selengkapnya" atau "Read more..."  atau link serupa yang menawarkan kepada pengunjung buat membaca lebih lengkap daftar postingan tadi,menggunakan demikian loading blog akan semakin ringan.
Pada umumnya template blog saat ini telah mendukung daftar postingan semacam ini pada page home blog. Bila belum silahkan anda modifikasi sebagai akibatnya daftar positngan pada page situs, cukup menampilkan uraian singkat yg dilengkapi menggunakan link untuk membaca selengkapnya secara holistik.
Anda mampu memasang widget blog autoreadmore dalam template blog anda, silahkan cari tutorial menciptakan auto readmore blog buat anda pasang.

9. Jangan terlalu banyak memakai widget

Blog waktu ini sudah difasilitasi menggunakan poly widget yg mampu kita bongkar pasang pada page blog, baik itu pada sidebar, di atas maupun pada bawah, tergantung dari rapikan letak template yg digunakan.
Ketika kita bermaksud memasang widget dalam blog, pilihlah beberapa widget yang memang dipercaya krusial, jangan memasang terlalu poly widget yg sifatnya kurang penting, karena semakin poly widget yang kita aktifkan dalam blog kita berarti loading blog akan semakin usang.
Itu dikarenakan blog akan memproses setiap widget yang kita letakan serta proses tadi akan membutuhkan saat yg relatif usang, sebagai akibatnya berpengaruh ke loading page blog, sang karenanya disarankan untuk memasang widget 1 sampai 2 saja, menggunakan memasang widget yg memang dipercaya krusial.

10. Batasi Penayangan Iklan 

Jika blog yang kita buat untuk monetisasi, sebaiknya jangan terlalu banyak memasang iklan, semakin poly iklan yg kita pasang maka proses loading laman blog akan semakin lama .
Tidak sedikit para blogger yang sudah berhasil memonetisasi blog, dengan tujuan buat menerima penghasilan yang berlimpah dalam akhirnya mereka kurang memperhatikan pemasangan iklan, sebagai akibatnya banyak sekali iklan yang diterbitkan dalam satu laman blog.
Iklan yg terlalu poly akan berpengaruh dalam kecepatan loading laman blog tadi yg akan semakin memburuk, bahkan iklan yg terlalu banyak mampu mengangu kenyamanan pengunjung, sebagai akibatnya mereka muak dengan blog anda.
Oleh karena itu sebaiknya bijak waktu kita memasang iklan serta perhatikan pula kesehatan blog yg kita miliki, jika kita hendak memasang iklan, pasanglah dua sampai 3 iklan itu akan lebih baik.

11. Pilihlah widget ekternal tanpa gambar

Jika dalam blog yg kita miliki terpaksa harus memasang widget dari luar, misalnya widget dari media social, widget layanan trafik serta widget-widget ekternal lainnya, usahakan hindari buat memakai widget bergambar, pilihlah widget yang hanya menampilkan text tetapi informatif.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel