HTML/JavaScript

2019 Perbadaan Fetch dan Fetch and Render pada Google Webmaster tools.

Google menjadi mesin pencari menyediakan indera spesifik buat membantu blogger pada mengelola blog miliknya, galat satu alat blogger yg sangat penomenal serta harus buat digunakan merupakan google webmaster tool (GWT) atau kini dikenal jua menjadi google search console (GSC), indera ini sangat berguna sekali buat para pengelola blog karena menggunakan indera ini mereka dapat selalu memonitor blog yang dikelolanya terutama yang berkaitan dengan interaksi robot mesin pencari terhadap laman blog sehingga performa blog akan terkontrol dan selalu tetap terjaga menggunakan baik.
Baca jua: 8 cara meningkatkan kecepatan indek google buat blog baru
Selain memiliki manfaat bisa memberikan informasi lengkap mengenai interaksi robot mesin pencari terhadap halaman blog, webmaster tool pula dilengkapi dengan indera bantu (fitur khusus) yg bisa meningkatkan kecepatan pengindekan halaman blog, alat ini dapat membantu pengelola blog dalam meningkatkan kecepatan index blog sang mesin pencari google, sehingga blog lebih cepat dan lebih mudah dikenali oleh mesin pencari google, sehingga blog akan memiliki potensi ditemukan di output pencarian google menggunakan istilah kunci yang dipercaya relevan.
Perbadaan Fetch dan Fetch and Render pada Google Webmaster tools.

Fitur khusus yang disediakan oleh webmaster tool buat meningkatkan kecepatan pengindexan blog oleh mesin pencari google dikenal dengan nama fetch as google atau ambil menjadi google, cara kerja indera ini sangat sederhana, anda tinggal memasukan url halaman blog yang ingin diindex oleh google, lalu tinggal klik saja tombol fetch yg tersedia, maka pada saat singkat laman blog tersebut akan diindex, ketika pengindexanpun nisbi nir terlalu lama sangat tergantung sekali menggunakan kondisi blog dan pula panjang-pendeknya artikel, apabila syarat blog dari mulai template dan jua artikel dianggap baik maka fetch biasanya akan sangat cepat.

Kapan fetch as google digunakan?

Jika anda blogger pemula anda mungkin bertanya-tanya kapan kita wajib menggunakan fetch as google, nir ada penerangan spesifik berdasarkan google, tetapi jika kita lihat menurut fungsinya, karena alat bantu ini untuk membantu pengindekan halaman blog lebih cepat, maka fetch as google ini sangat cocok digunakan buat mengindek artikel-artikel yg baru di terbitkan.
Jadi setiap kali anda terselesaikan menerbitkan artikel, maka url artikel baru blog anda (permalink) wajib pada fetch as google, sebagai akibatnya artikel tersebut akan lebih gampang ditemuan sang mesin pencari google. Oh ya anda pula harus tau cara fetch itu seperti apa, karena apabila keliru bisa terjadi error, buat mengetahui bagaimana cara fetch yang baik agar tidak terjadi error anda bisa baca artikel di bawah ini:
Cara memakai fetch as google dengan sahih supaya nir terjadi error
Dengan melakukan fetch as google maka secara nir langsung kita menginformasikan dalam mesin pencari google bahwa di blog kita ada artikel baru yg siap buat direcarwl ulang buat diindek, menggunakan begitu mesin pencari tidak perlu menunggu jadwal recrawl buat blog kita, sehingga page blog baru yg baru kita publish akan lebih cepat diindek dan dikenali oleh mesin pencari.

Perbadaan Fetch serta Fetch and Render pada webmaster tools.


Pada fitur fetch as google atau ambil menjadi google ada 2 tombol yang bisa dipilih yaitu, tombol fetch dantombol fetch and renderer, ke 2 tombol tersebut sepertinya tidak sama dari segi fungsi, dari pernyataan resmi google yg disajikan pada dalam sebuah artikel, kedua fungsi tadi ternyata memang mempunyai disparitas, adapun disparitas atara fetch serta fetch anda renderer adalah sebagai berikut:

1. Fetch (ambil)

Tombol Fetch pada fasilitas fetch as google bertujuan buat memberitahu google bahwa terdapat page yg harus di recarwl ulang buat selanjutnya diindex oleh google, fetch hanya akan mengindek url blog saja dan tidak akan melakukan pemeriksaan terhadap fungsi-fungsi sumber daya seperti gambar atau video, sehingga prosesnya nisbi sangat cepat.
Hasil fetch umumnya akan dilaporkan oleh wemaster tool apakah gagal atau berhasil, serta jika berhasil google webmaster tool akan menyajikan laporan bagaimana robot mesin pencari mengindek laman blog tersebut serta kita jua bisa melihat bagian-bagian menurut page blog yg nir diindek atau pada tolak oleh robot.

2. Fetch and renderer (ambil dan render)

Fetch as renderer nir jauh tidak sinkron dengan fetch namun selain melakukan indek pada laman blog, melalui fetch as renderer secara nir pribadi mengintruksikan robot mesin pencari buat mengusut laman blog secara menyeluruh termasuk asal daya yg menyusun laman blog tersebut seperti css, java script gambar maupun video.
Webaster tool akan menyajikan laporan hasil fetch serta renderer yang mampu jua dipandang dalam bentuk tampilan laman blog yg bisa dipandang oleh pengelola situs, sehingga pengelola atau pemilik situs bisa melihat perbedaan antara tampilan yang bisa dikenali oleh robot mesin pencari dengan tampilan blog sebenarnya, apabila hasilnya relatif sama maka itu artinya tidak ada masalah dalam halaman blog anda, artinya bagian-bagian penting dalam blog anda dapat direcarl, dikenali dan diindek sang robot mesin pencari google dengan baik.

Mana yg wajib dipilih Fetch atau Fetch anda renderer, mana yang lebih baik?

 Ada sebuah pertanyaan, jadi mana yang sebaiknya dipilih fetch atau fetch and renderer?, sebenarnya ke 2-duanya bisa digunakan tergantung menurut liputan apa yg ingin anda kethui berdasarkan output fetch tersebut, karena berdasarkan segi fungsi keduanya sama-sama buat membantu page blog baru agar lebih cepat dikenali oleh mesin pencari.
Pilih fetch jika anda ingin mengindek halaman artikel yg baru anda publish atau laman artikel yang anda modifikasi isinya, fetch akan lebih cepat prosesnya.
Namun jika anda melakukan perubahan pada struktur template atau tampilan halaman sebaiknya anda pilih fetch and renderer agar perubahan dalam halaman tadi bisa dikenali oleh robot mesin pencari secara keseluruhan dan anda bisa memastkan bahwa laman mampu diindex menggunakan baik melalui rererensi laporan webmaster tool dari hasil fetch and renderer yg anda lakukan.

Mengenali laporan status hasil Fetch As google

Setelah fetch as google dilakukan baik memilih fetch maupun fetch and renderer maka webmaster tool akan memberikan laporan output fetch as google yang anda lakukan, berikut adalah beberapa status laporan yg mungkin terjadi dari proses fetch as google:

1. Complete (Selesai):

Status laporan yg pertama yang munkin terjadi merupakan complete atau terselesaikan, status ini ialah adalah google berhasil menghubungi situs serta merayapi halaman blog/ situs  Anda, dan dapat memperoleh seluruh asal daya yang dirujuk oleh page.
Untuk melihat laporan detailnya terdapat bosa mengklik dalam url yg anda masukan tersebut, klik saja pada baris dalam tabel buat melihat detail selengkapnya tentang output fetch.

2. Parsial (sebagian): 

Status yang kedua yg mungkin dilaporkan merupakan parsial atau sebagaian, ini ialah bahwa google mendapat tanggapan berdasarkan situs atau blog Anda dan mengambil URL-nya, tetapi nir dapat memperoleh semua asal daya yang dirujuk oleh laman karena diblokir oleh file robots.txt. Jika ini hanya pengambilan, lakukan pengambilan dan perenderan. Periksa page yang dirender buat melihat apakah terdapat asal daya signifikan yang diblokir yang bisa mencegah Google menganalisis arti laman menggunakan semestinya.
Jika asal daya yang signifikan diblokir, bebaskan sumber daya pada arsip robots.txt yang Anda miliki. Untuk asal daya yang diblokir sang file robots.txt yang bukan milik Anda, hubungi pemilik situs asal daya serta minta mereka buat membebaskan asal daya tadi bagi Googlebot. Lihat daftar deskripsi kesalahan pengambilan asal daya.

3. Redirected atau dialihkan:

Pngalihan umumnya ini terjadi jika alamat situs anda memiliki 2 format domain yg tidak selaras, misalnya domain menggunakan www dan tanpa www atau domain menggunakan https atau http, status redirected atau dialihkan mampu muncul apabila alamat url yg anda fetc nir sesuai menggunakan format alamat url yang anda pakai.
Misal jika pada pada blog anda URL yang digunakan adalah tanpa www menggunakan protokol http seperti misal //www.menma-chan.com, dan meskipun diakses dengan www. Tetap mengatah ke alamat url tadi, maka anda harus mendaftarkan situs anda tanpa memakai www. Jika yg anda masukan merupakan yang menggunakan www misal (//www.www.menma-chan.com), waktu anda melakukan fetch as google umumnya akan terjadi status redirected dialihkan, lantaran webmaster tool hanya mengenali url utama blog yang anda pakai yaitu yg tanpa www, jadi apabila mampu sebaiknya yang didaftarkan pada webmster tool adalah url yg anda pakai meskipun url blog anda bisa diakses memakai url seragam lainnya. Misal mampu diakses dengan //.... Sanggup diakses menggunakan www dan tanpa www. Permanen yg anda daftarkan merupakan alamat yg anda pakai.

Apa yang saya pakai Fetch atau Fetch anda renderer?

Terus terang saja, aku langsung sporadis menggunakan fetch as google baik itu fetch maupun fetch and renderer, kecuali bila ada perubahan pada isi artikel yg telah lama , saya suka melakukan fetch atau jika ada perubahan dalam struktur template saya suka melakukan fetch and renderer.
Namun khusus buat artikel blog baru yg baru dipublish, saya umumnya selalu menentukan memakai submit URL. Tetapi anda harus login terlebih dahulu ke email anda.
Submit url sebenarnya tidak jauh tidak sama menggunakan fetch as google, tetapi lebih sederhana serta anda nir mampu melihat laporan output submit tersebut.
Caranya sanggup anda baca pada artikel pada bawah ini:
Cara submit artikel di google webmaster tool

Itulah beberapa berita penting terkain disparitas fetch serta fetch and renderer, semoga artikel ini bisa memberikan tambahan pengetahuan tentang fungsi menurut fetch as google.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel