HTML/JavaScript

Memperbaiki Kecepatan Respon Server Website 2019

kecepatan respon server yang baik
Menjaga kecepatan respon server tetap prima sebagai salah satu hal yg cukup penting di era SEO ketika ini. Hal itu lantaran Google mengutamakan user experience menurut website anda sebagai faktor SEO; dan semakin banyak pesaing pada luar sana yang peduli menggunakan kualitas kecepatan server mereka.

Apa itu kecepatan respon server?

Kecepatan respon server merupakan jumlah ketika yg diperlukan bagi sebuah server web buat merespon sebuah permintaan berdasarkan browser.

Halaman web mengirimkan request elemennya ke web server.

Tidak peduli seberapa hebat meningkatkan secara optimal kecepatan page website yang anda lakukan, jika masalahnya terdapat pada server yg lemot, maka total waktu muat keseluruhan page anda permanen saja akan sangat lama .

Google sendiri sudah memilih bahwa setiap pemilik website sebaiknya mengurangi kecepatan respon servernya di bawah 0,2 detik. Jadi bila server anda lambat merespon, apa saja masalahnya serta bagaimana cara mengatasinya?

Untuk mengatasi perkara server yg lambat anda bisa melakukan dua hal, yaitu:
  • Belajar memakai layanan hosting menggunakan lebih efisien.
  • Membayar lebih mahal buat hosting yg sumberdaya-nya lebih besar

Faktor-Faktor Kecepatan Respon Server

Ada 4 hal yang berafiliasi mempengaruhi kecepatan respon server website anda:
  1. Trafik website; semakin besar , maka semakin berat
  2. Penggunaan Sumberdaya; jika setiap halaman web menggunakan sumberdaya yg lebih sedikit, maka kecepatan menjadi lebih baik.
  3. Paket hosting website; meningkatkan kapasitas dari sumberdaya hosting website anda bisa menaikkan kecepatan respon server.
  4. Software server; mengubah aplikasi atau konfigurasinya mampu menaikkan kecepatan respon server.

Trafik Website


Saat website menerima lebih banyak trafik, maka akan lebih banyak sumberdaya yang dipakai dari server. Website kita yang sebelumnya kencang akan menjadi semakin lambat seiring pertambahan jumlah pengunjung.
Sekarang bayangkan anda ada di restoran dan memesan makanan anda. Jika di pada restoran hanya terdapat anda serta 2-3 orang lain, maka kuliner anda akan cepat tiba. Tapi jikalau di pada restoran sudah antri 30 orang, maka anda bisa menunggu hampir sejam buat menerima makanan anda.
Itu karena jumlah pengunjung naik namun jumlah juru masaknya tetap.
Solusinya? Masa iya mengurangi jumlah pengunjung website anda? Ngak mungkin kan?
Jadi anda sanggup main pada penggunaan sumberdaya halaman-page web anda....

Penggunaan Sumberdaya.

Setiap kali kita menambahkan elemen di laman website kita maka itu  akan menggunakan lebih poly sumberdaya menurut server.
Sebuah website wordpress umumnya memakai beberapa stylesheet, script, dan sumberdaya lainnya seperti gambar berdasarkan pada server.
Itu berarti setiap kali terdapat yang membuka laman website anda, sanggup terjadi beberapa kali request bolak balik dari browser ke server buat memuat holistik halaman website kita....
Jadi bila server anda mampu melayani 100 request per dtk; maka server anda hanya mampu melayani 4 orang setiap detiknya apabila setiap halaman website anda memiliki 25 request sumberdaya ke server.
Kalau begitu bagaimana mengurangi jumlah request menurut halaman website anda? Ya semakin sedikit file yg ditampilkan dalam laman web maka akan semakin sedikit juga requestnya....
Makanya website yang tampilannya sederhana itu jauh lebih kencang, apabila diberlakukan kondisi hosting yang sama.
Jadi bagaimana mengatasi perkara request ini?
Anda sanggup melakukan beberapa hal, yaitu:
  • Menggabungkan beberapa arsip CSS yg sanggup digabungkan
  • Menggabungkan file-arsip eksternal javascript
  • Menggunakan lazy load image (anda pernah datang ke website yg gambarnya baru dimuat saat anda melakukan scroll ke bawah kan?)
  • Penggunaan keep alive dalam server yg sanggup menciptakan halaman website anda membuka arsip yg lebih banyak.

Web Hosting

Pastikan anda menentukan web hosting yg tepat dengan kebutuhan anda. Yang paling penting merupakan memastikan kalau kapasitas yg kita beli nir terlalu mini buat kelas website kita.
Tentunya kita mau memakai web hosting yg semurah mungkin, akan tetapi kalau memang trafik semakin naik....maka jangan terlalu pelit buat melakukan upgrade paket hosting.
Content Delivery Network
Sebuah Content Delivery Network atau biasa disingkat CDN akan menyimpan file-file kita pada banyak sekali server pada belahan dunia tidak selaras.
Ini akan membantu setiap orang pada berbagai belahan dunia untuk mengakses halaman web anda lebih cepat, lantaran lokasi penyimpanan yg lebih dekat. Jadi CDN itu menjadi sangat penting buat kecepatan respon server anda jikalau pengunjung anda datang dari berbagai belahan global.
Wordpress / Pengguna PHP
Setiap website wordpress menggunakan PHP. Kebanyakan website ini memiliki kecepatan respon server yang lebih lambat lantaran bukan hanya menangani pembukaan file, akan tetapi jua memproses permintaan pengunjung menurut fungsi-fungsi PHP yang tersedia.
Ini misalnya ditemukan pada server bisnis online yg memakai cart atau formulir online.
Jadi pastikan setiap fungsi PHP yg ditambahkan ke laman website anda memang penting, serta bukan hanya memperberat server tanpa manfaat sama sekali.
Pengguna wordpress usahakan memakai cache pada websitenya. Ini akan memperingan kerja server sehingga kecepatan respon server pula sanggup bertambah. Pengguna wordpress mampu menggnakan w3 total cache atau wp super cache
Tapi hati-hati buat pengguna toko online menggunakan sistem CART, karena banyak tema toko online wordpress yang sistem CART-nya tidak berfungsi dengan sahih bila menggunakan sistem cache ini.

Software Server Anda

Saat ini terdapat tiga software server yang telah sangat dikenal, yaitu:
  • Apache
  • Nginx
  • Litespeed

APACHE
Apache ini gratis dan dipakai pada banyak sekali web server pada internet. Apache sangat gampang digunakan serta baik jua pada dokumentasi. Banyak tutorial pada internet mengasumsikan bahwa anda adalah pengguna apache, lantaran paling banyak digunakan beberapa waktu yang lalu.
Apache bukan yg terbaik dalam hal performa, tapi mempunyai banyak sekali modul serta add ons yang sanggup kita pergunakan.
Sayangnya buat perkara kecepatan respon server Apache termasuk biasa saja, bahkan menggunakan konfigurasi yang sangat baik.
NGINX
Para pengembang website poly yg menyukai Nginx lantaran performanya lebih baik dari Apache bahkan menggunakan konfigurasi default. Nginx memakai sumberdaya yg lebih sedikit sehingga mampu menangani lebih banyak trafik dibandingkan Apache.

LITESPEED
Ini ada versi perdeo serta terdapat versi berbayarnya. Litespeed bekerja lebih cepat dari Apache; dan untungnya litespeed ini kompatible menggunakan apache, jadi pengguna apache bisa beralih ke litespeed dengan sangat mudah. PHP berjalan lebih cepat di litespeed, apabila dibandingkan menggunakan Apache serta Nginx.
Dalam kondisi dasarnya; Apache sanggup menangani 11 request per dtk; Nginx menangani 12 request per dtk; dan Litespeed menangani 13 request per dtk.
Tapi menggunakan memasukkan sistem Cache, ternyata Apache serta Nginx hanya bisa 3x lebih cepat, sedangkan LiteSpeed menggunakan sistem cache sanggup hingga hampir 40x lebih cepat.... Jumlah request sanggup naik hingga 440 hingga 500-an request per dtk....

KESIMPULAN
Jadi kita pulang ke empat poin pada atas. Kalau bicara perkara kecepatan respon server; anda harus mempertimbangkan Trafik, sumberdaya, Software, serta Paket Hosting yang anda gunakan.
Jadi setidaknya pakai server menggunakan perangkat lunak LITESPEED; dan sesudah itu atur website anda supaya lebih ramping pada penggunaan file; terakhir, sesuaikan paket web hosting anda dengan trafik yg masuk.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel