HTML/JavaScript

Optimasi Kata Kunci Di Halaman Website Anda 2019

cara meletakkan kata kunci untuk optimasi website
Kata kunci bisa dikatakan menjadi nyawa dari optimasi SEO kita; karena jika kata kunci ini keliru pilih, atau keliru penggunaan, maka meningkatkan secara optimal SEO kita sanggup tidak membuat apa-apa. Jadi di pada artikel ini kita akan membahas sekilas tentang cara-cara meletakkan istilah kunci di dalam page website anda.

Kata kunci adalah suatu kata yg paling mendominasi di halaman website anda, sehingga mesin pencari dengan gampang menyimpulkan bahwa halaman website anda sedang menyampaikan topik eksklusif.

Jika berbicara masalah mendominasi maka biasanya itu berbicara perkara seberapa banyak pengulangan dari istilah kunci di pada suatu halaman. Dari pengalaman saya umumnya istilah kunci yang dimiliki sang ranking 1 dalam suatu pencarian ada pada kisaran 1,5% sampai 4%; jadi nir terdapat suatu nilai eksklusif yang dianggap paling baik.

Hanya saja beberapa praktisi SEO merekomendasikan dua,5% menjadi nilai yg optimal dari suatu kepadatan kata kunci. Jadi anda sanggup melakukan riset kata kunci dengan membarui-ubah kepadatan kata kunci buat melihat mana kepadatan yg paling memberi efek positif.

Tapi terdapat tiga hal yang harus anda perhatikan saat anda menyebar istilah kunci buat membuat website anda; yaitu:
  1. Prominence (Kepentingan)
  2. Density (Kepadatan)
  3. Proximity (Kedekatan)

Keyword Prominence (Kepentingan Kata Kunci)

Ini seharusnya yang menjadi pelajaran awal bagi mereka yang baru belajar SEO; tentang bagaimana berbagi istilah kunci. Di elemen mana sajakah istilah kunci itu wajib diletakkan agar Google menyadari kata kunci tadi sangat krusial.

Ada beberapa elemen yang sangat krusial; yaitu:
  • Title tag
  • Meta Description
  • URL
  • Heading H1
  • Paragraf Awal serta Paragraf Akhir
Selain 5 elemen pada atas; sangat direkomendasikan untuk masih mempunyai beberapa pemunculan kata kunci pada heading h2 serta sidebar ataupun footer.

Jika kata kunci anda memiliki keyword prominence yg sangat tinggi alias muncul di seluruh elemen-elemen yg ada di atas, maka akan sangat sulit buat Google atau mesin pencari lainnya salah menilai sasaran kata kunci berdasarkan laman web anda.

Keyword Density (Kepadatan Kata Kunci)

Sudah bukan misteri lagi jikalau masalah kepadatan kata kunci ini masih sering dibahas pada lembaga-lembaga SEO, mengenai seberapa besar pengaruhnya serta bagaimana pelaksanaannya. Saya tidak akan membahasnya lagi pada sini lantaran sudah ada artikel mengenai kepadatan istilah kunci yg lainnya. Jadi anda mampu membacanya di page Kepadatan Kata Kunci Adalah Faktor SEO

Keyword Proximity (Kedekatan Kata Kunci)

Bagi anda yang melakukan meningkatkan secara optimal SEO niscaya telah paham bahwa pengguna mesin pencari itu kerap kali memasukkan istilah kunci yang urutannya rambang serta tidak sesuai menggunakan istilah kunci yang ada di dalam laman web anda.

Misalnya pengguna Google mengetikkan "Dokter Spesialis Mata Jakarta"; sedangkan di artikel anda kalimat yg tertulis adalah "Dokter Budi merupakan spesialis mata terbaik pada kota jakarta". Walaupun di artikel anda tidak ada sama sekali istilah DOKTER SPESIALIS MATA JAKARTA; tetapi website anda masih punya peluang buat bersaing dari proximity ini.

Sebagaimana dituliskan pada contoh konten artikel di atas; antara kata SPESIALIS serta MATA itu telah sangat sempurna lantaran tidak ada kata-istilah apapun yang membatasi keduanya. Tetapi antara istilah DOKTER dan SPESIALIS masih ada 2 istilah yang membatasi yaitu BUDI ADALAH. Dan antara kata MATA dan JAKARTA terdapat 3 kata yg membatasi, yaitu TERBAIK DI KOTA.

Semakin mini proximity ini, maka itu akan semakin baik untuk SEO anda. Jadi tentunya kata kunci yg paling diperlukan adalah keluarnya frasa-frasa yg exact match dalam jumlah pengulangan yg cukup signifikan. Hanya saja perlu diingat; bahwa jangan semuanya exact match; berikan beberapa pemunculan istilah kunci pada urutan yang bervariasi.

======

Jadi saat anda mengembangkan kata kunci anda pada dalam suatu halaman web; harap memperhatikan tiga kasus di atas. Prominence; Density; serta Proximity berdasarkan suatu kata kunci sangat menghipnotis evaluasi Google.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel